SELAMAT DATANG DI KANTOR BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN | BASARNAS KENDARI | EMERGENCY CALL 115 | 0401 3196557


Cari MV Nur Allya, Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi Signal Distress


Kendari -- Selasa 27/08/2019 pagi, pencarian MV Nur Allya kembali dilanjutkan. Pencarian dilakukan dengan menggunakan KN SAR Pandudewanata. Tim rescue dilengkapi alat pendeteksi sinyal marabahaya (signal distress) Direction Finder (DF) menuju Perairan Laut Halmahera, Pulau Obi, Maluku Utara yang merupakan lokasi terakhir kapal memancarkan signal distress. 
 
KN SAR Pandudewanata juga berkomunikasi dengan KN Ular 405 milik Bakamla RI via Radio Marine Ch.16 yang melakukan pencarian di radius 15 Nm dari Pulau Kekek, Obi. Selain itu tim gabungan juga berpapasan dengan KM. Sereniti 09 yang sedang melintas di perairan sekitar lokasi. Namun KM. Sereniti 09 tidak menemukan tanda-tanda keberadaan MV. Nur Allya ataupun benda-benda yang dicurigai kapal tenggelam. 
 
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Muhammad Arafah mengatakan, bahwa setibanya di lokasi signal distress, tim SAR gabungan langsung melakukan deteksi sesuai koordinat yang ada dengan menggunakan DF selama ± 1 jam. Hasilnya signal distress terdeteksi lemah. Di sekitar lokasi tersebut juga tidak ditemukan adanya benda-benda atau tumpahan minyak yang dicurigai dari MV Nur Allya. Pukul 18.25 WIT KN SAR Pandudewanata kembali ke Pelabuhan Babang dikarenakan cuaca yang mulai memburuk dengan hasil pencarian nihil dan akan dilanjutkan kembali esok hari.
 
 
 



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Recylia
27 August 17:50 WIB