SELAMAT DATANG DI KANTOR BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN | BASARNAS KENDARI | EMERGENCY CALL 115 | 0401 3196557


Terhantam Longsor, Tim Pos Pencarian dan Pertolongan Kolaka Terus Cari Satu Korban


KOLAKA - Seorang warga Desa Batuganda Kab Kolaka Utara yang terseret arus akibat longsor Sabtu (31/3) lalu hingga kini belum ditemukan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari melalu Pos Pencarian dan Pertolongan Kolaka pertama kali terima informasi hilangnya korban pertama kali diterima dari Kepala BPBD Kolaka Utara Hardi pada Sabtu pukul 13.00 WITA.

"Setelah menerima laporan 15 menit kemudian satu tim rescue bergerak menuju lokasi longsor dengan menggunakan rescue car yang dilengkapi peralatan pendukung lainnya", ujarnya Wahyudi Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari

Wahyudi menambahkan berdasarkan informasi yang diterimanya, korban yang bernama Satta (30) bersama isterinya Muliati (30) dan anajnya Putra (10) sedang melintas di jembatan yang berada di sekitar lokasi. Tanpa diduga ketiganya tiba-tiba terhantam arus dari longsor yang terjadi. Beruntung Muliati selamat dari hantaman arus. Sementara Satta dan Putra yang saat itu terseret arus.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian ini langsung berusaha menolong kedua korban namun hanya berhasil menemukan dan menyelamatkan Putra. Kondisinya saat ditemukan sudah penuh dengan luka akibat hantaman arus.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri lokasi longsor tidak hanya oleh personil Pos Pencarian dan Pertolongan Kolaka tetapi juga dibantu Polres Kolut, Koramil Kolut, Dinas Kesehatan Kolut, PMI Kolut, BPBD Kolut, Pramuka Kolut, dan masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan tim gabungan masih belum juga menemukan keberadaan korban. Pencarian hari kedua (1/4) dihentjkan sementara pada pukul 18.00 WITA dan akan dilanjutkan kembali besok pagi.

"Supaya lebih memaksimalkan pencarian, Pos Pencarian dan Pertolongan Kolaka juga akan menambah jumlah personilnya untuk menambah kekuatan di lapangan", pungkas Wahyudi. (an)



Kategori Bencana .
Pengunggah : arief
1 April 20:20 WIB